Marzuki Alie: Kasus Hambalang, KPK Independen - 25 February 2013 - Berita Terbaru
Main
 
BUDI SANTOSOSaturday, 03.12.2016, 4:38:35 PM



Welcome Guest | RSS
Main
Site menu

Section categories
BERITA SERBA SERBI
BERITA UMUM
BERITA UNIK,LUCU DAN ANEH
BERITA YANG UNIK DAN YANG ANEH
EKONOMI DAN BISNIS
EKONOMI DAN BISNIS
BERITA POLITIK, HUKUM DAN KRIMINAL
BERITA POLITIK, HUKUM DAN KRIMINAL
SOSIAL DAN KEMASYARAKATAN
BERITA SOSIAL DAN KEMASYARAKATAN
MP3
Kumpulan MP3
SENI DAN BUDAYA
SENI DAN BUDAYA
GAME
KATA - KATA MUTIARA
FILM
PUISI DAN PANTUN

DETIK

Statistics

Total online: 1
Guests: 1
Users: 0

Main » 2013 » February » 25 » Marzuki Alie: Kasus Hambalang, KPK Independen
5:02:50 PM
Marzuki Alie: Kasus Hambalang, KPK Independen
Ketua DPR Marzuki Alie dan Ketua KPK Abraham Samad
Ketua DPR Marzuki Alie dan Ketua KPK Abraham Samad(ANTARA/M Agung Rajasa)
VIVAnews - Anggota Majelis Tinggi Partai
Dermokrat, Marzuki Alie, enggan menanggapi pernyataan Anas Urbaningrum
yang mengatakan ada kekuatan besar yang mendorongnya menjadi tersangka.
"Tidak perlu ditanggapi. Kita bisa disebut cari pembenaran," kata
Marzuki di Gedung DPR, Senin 24 Februari 2013.



Marzuki yakin dalam penetapan Anas Urbaningrum sebagai tersangka
kasus Hambalang oleh Komisi Pemberantasan Korupsi karena itu murni
keputusan lembaga anti korupsi itu. "KPK jalan menurut pikirannya
sendiri partai politik mau ngomong apa juga jalan saja," kata dia.



KPK, kata Marzuki, dalam kasus Hambalang sangat independen, dan tak ada campur tangan dari siapapun.



"Saya yakin KPK sangat independen, sebagai produk demokrasi.
Walaupun dipilih oleh parpol ada 9 fraksi di DPR, tidak mungkin dia
penuhi fraksi-fraksi itu. Tidak mungkin ada deal-deal terkait
pengangkatan mereka sebagai pimpinan KPK," ujar dia.



Dalam pidato pengunduran dirinya, Anas mengatakan mengungkapkan
bahwa penetapan tersangka atas dirinya lantaran didesak oleh sebuah
kekuatan besar. Dia baru menyadari adanya status hukum, setelah ada
desakan agar KPK segera memperjelas status hukumnya dalam kasus korupsi
Hambalang. 



"Ketika ada desakan itu saya mulai berpikir, saya jadi yakin saya
akan jadi tersangka di KPK," kata Anas di kantor DPP Demokrat pada 23
Februari 2013.



Anas Urbaningrum menyatakan penetapan dirinya sebagai tersangka
dalam kasus korupsi Hambalang bukanlah akhir dari segalanya. Justru,
kata dia setengah menantang, hari ini merupakan sebuah permulaan. 



"Ini adalah langkah yang besar. Ini saya nyatakan adalah halaman
pertama. Masih banyak halaman berikutnya yang akan kita buka dan baca
bersama," kata Anas, dengan nada mengancam, saat jumpa pers pengunduran
dirinya sebagai ketua umum, Sabtu 23 Februari 2013. 



Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Anas sebagai
tersangka kasus korupsi pada proyek Hambalang, Bogor, Jumat. KPK
meyakini Anas menerima gratifikasi terkait jabatannya sebagai anggota
DPR dengan pencairan anggaran proyek Hambalang, dan juga merupakan
perancang dari skandal korupsi ini.



Anas juga dicegah bepergian keluar negeri selama enam bulan terhitung sejak ditetapkan sebagai tersangka.
Category: BERITA POLITIK, HUKUM DAN KRIMINAL | Views: 266 | Added by: budi | Rating: 0.0/0
Total comments: 0
Name *:
Email *:
Code *:
Login form

KOMENTAR

OLAHRAGA

PENGUNJUNG

Calendar
«  February 2013  »
SuMoTuWeThFrSa
     12
3456789
10111213141516
17181920212223
2425262728

Entries archive

BERITA TERKINI


Copyright MyCorp © 2016