BUDI SANTOSOSunday, 28.05.2017, 8:03:44 AM



Welcome Guest | RSS
Main
Site menu

Section categories
BERITA SERBA SERBI
BERITA UMUM
BERITA UNIK,LUCU DAN ANEH
BERITA YANG UNIK DAN YANG ANEH
EKONOMI DAN BISNIS
EKONOMI DAN BISNIS
BERITA POLITIK, HUKUM DAN KRIMINAL
BERITA POLITIK, HUKUM DAN KRIMINAL
SOSIAL DAN KEMASYARAKATAN
BERITA SOSIAL DAN KEMASYARAKATAN
MP3
Kumpulan MP3
SENI DAN BUDAYA
SENI DAN BUDAYA
GAME
KATA - KATA MUTIARA
FILM
PUISI DAN PANTUN

DETIK

Statistics

Total online: 1
Guests: 1
Users: 0

Apakah Hipnotis
Itu ?



Author
:admin| views : 2,134 |Category:Tanya Jawab










Apakah arti dari kata hipnotis
?



Hipnotis adalah kata dalam bahasa Indonesia untuk
"hypnosis” yang berasal dari kata hypnos, yaitu dewa tidur dalam
legenda Yunani. Istilah "hypnosis” sendiri diperkenalkan oleh Dr. James Braid,
salah satu peneliti fenomena hipnotis yang berasal dari Inggris di era abad
ke-19.



Jadi arti hipnotis adalah
"tidur” ?



Tidak selalu, tetapi sangat tergantung dari
konteks pembicaraannya. Salah satu deskripsi populer mengenai hipnotis, adalah
bahwa hipnotis merupakan salah satu "keadaan kesadaran” (state of
consciousness) manusia.



Secara sederhana terdapat 3 keadaan kesadaran manusia,
yaitu : "keadaan normal” (normal state), "keadaan hypnos” (hypnosis state), dan
"keadaan tidur” (sleep state).



Apa perbedaan utama dari
"keadaan normal” dan "keadaan hypnos” ?



Pada "keadaan normal” pikiran manusia cenderung
bersifat kritis, yaitu analitis dan menilai. Pada "keadaan hypnos” pikiran
manusia berkurang tingkat kritisnya, sehingga relatif lebih mudah untuk
menerima saran (sugesti) atau informasi lainnya.



Di atas dikatakan bahwa pada
saat di "keadaan hypnos” saran dan informasi akan relatif lebih mudah "masuk”.
Masuk kemanakah saran dan informasi ini ?



Saran dan informasi ini masuk ke sebuah "tempat”
yang dinamakan sub-conscious mind atau "pikiran bawah sadar”. Suatu
perangkat kesadaran manusia yang pengaruhnya sangat besar terhadap suatu pengambilan
keputusan atau tindakan.



Apa pula maksud dari kata
"menghipnotis” ?



Menghipnotis dapat diartikan secara bebas sebagai
kegiatan untuk membawa orang lain ke "keadaan hypnos”.



Apakah pula arti hypnotist ?



Hypnotist adalah seseorang yang memiliki keahlian untuk
membawa orang lain ke "keadaan hypnos”. Dalam buku-buku hipnotisme Indonesia
versi lama, hypnotist sering juga disebut sebagai "juru hipnotis”.



Dalam buku-buku lama sering
ditemui istilah "suyet”, apakah artinya ?



Suyet artinya orang yang dihipnotis. Pada saat ini
istilah tersebut sangat jarang dipergunakan. Sebagai penggantinya, saat ini
lebih umum dipergunakan istilah "subyek” atau "klien” pada konteks terapi.



Kenapa dipergunakan istilah
"subyek” ? Bukankah orang yang dihipnotis seharusnya adalah "obyek” dari
peristiwa hipnotis ?



Pertanyaan yang sangat baik dan mendasar !
Sesungguhnya yang terjadi dalam setiap peristiwa hipnotis adalah fenomena self-hypnosis
(menghipnotis diri sendiri) yang dipandu. Seseorang tidak dapat dipaksa
memasuki "keadaan hypnos” jika ia memang tidak menginginkannya. Artinya, tugas
seorang hypnotist hanyalah mempermudah orang lain untuk dapat memasuki
"keadaan hypnos”, sehingga peran utama justru terletak pada pihak yang
dihipnotis, oleh karena itu pihak yang dihipnotis justru disebut sebagai
"subyek”.



Apakah yang dimaksud dengan hypnotherapy ? Dan apa pula hypnotherapist ?



Hypnotherapy adalah salah satu aplikasi hipnotis untuk menghasilkan efek therapeutic
atau terapi, misalkan untuk penyembuhan phobia, traumatik, dan penyakit-penyakit
psikosomatis.



Ahli yang dapat melakukan proses hipnotis untuk
keperluan terapi disebut dengan istilah hypnotherapist.



Apakah yang dimaksud dengan stage hypnosis ?



Stage hypnosis artinya "hipnotis panggung”, yaitu suatu bentuk hipnotis yang
diaplikasikan ke dunia hiburan. Stage hypnosis merupakan salah satu
bentuk entertainment yang sudah sangat dikenal luas di dunia barat,
dan sudah menjadi suatu bentuk profesi tersendiri.



Orang yang ahli atau berprofesi sebagai
penghipnotis panggung disebut dengan stage hypnotist.



Adakah contoh aktivitas
sehari-hari yang merupakan fenomena hipnotis ?



Sangat banyak ! Pada dasarnya ketika seseorang
mampu untuk menyampaikan suatu maksud kepada orang lain, atau dapat
menggerakkan orang lain untuk melakukan sesuatu, maka ini merupakan bentuk
sederhana dari menghipnotis orang lain.



Apakah sesederhana itu ?



Ya ! Salah satu makna hipnotis adalah kemampuan
untuk mengkondisikan orang lain sehingga mau mendengarkan apa yang kita
katakan, dan selanjutnya meneruskan apa yang kita sampaikan ke dalam dirinya.
Dengan kata lain informasi yang kita sampaikan akan memasuki sub-conscious
mind
dan selanjutnya memicu suatu tindakan atau pemikiran sesuai dengan
yang kita inginkan.



Berarti para negosiator handal,
politisi ulung, para motivator sebenarnya telah terbiasa melakukan hipnotis ?



Ya tepat sekali ! Dengan teknik yang mungkin tidak
disadari, para pembicara ulung ini mampu membuat pendengarnya memasuki "keadaan
hypnos”, sehingga selanjutnya informasi yang disampaikannya akan relatif lebih
mudah diterima oleh sub-conscious mind pendengarnya.



Berarti orang tua yang mampu
memberikan nasehat kepada anaknya dengan baik sebenarnya secara tidak sengaja
sudah menerapkan pola hipnotis ?



Benar sekali ! Seringkali empati dan kasih sayang dapat
membuat orang lain dengan mudah memasuki "keadaan hypnos”, sehingga selanjutnya
informasi berupa misalnya nasehat akan lebih mudah masuk ke sub-conscious
mind
.



Berarti "keadaan hypnos” tidak
selalu identik dengan "tertidur” seperti halnya yang lazim dipertunjukkan oleh
para
stage hypnotist di atas panggung ?



"Keadaan hypnos” memiliki
rentang yang lebar. "Tidur” hanyalah salah satu bentuk dari "keadaan hypnos”
yang sangat dalam, dalam hal ini disebut juga sebagai "tidur hipnotis”, atau
tidur yang diakibatkan oleh proses hipnotis.



Pada aplikasi terapi,
kondisi rileks atau "keadaan hypnos” ringan sudah cukup efektif untuk
memasukkan sugesti atau saran yang diperlukan klien.



Apakah tidur yang
diakibatkan oleh proses hipnotis sama dengan tidur secara alamiah ?



Berbeda ! Pada "tidur
hipnotis” yang tertidur hanyalah conscious mind, sedangkan sub-conscious
mind
tetap dapat memberikan respon atas saran-saran yang diberikan hypnotist.
Pada tidur alamiah, conscious mind dan sub-conscious mind
"tertidur” semuanya, sehingga saran dari hypnotist tidak dapat
diterima atau direspon oleh subyek.



Pada peristiwa "tidur
alamiah” maupun "tidur hipnotis” yang sangat dalam (somnabulism), maka hal yang
dirasakan subyek relatif sama, yaitu seperti halnya tidur normal.



Apakah ada suatu contoh
dari "tidur hipnotis” dalam kehidupan sehari-hari ?



Fenomena "tidur sambil
berjalan” atau mengigau merupakan contoh "tidur hipnotis” yang sering ditemui
dalam kehidupan sehari-hari. Pelaku "tidur sambil berjalan” benar-benar dapat
melakukan aktivitas normal, bahkan dapat membuka pintu dan menutupnya kembali.
Pada umumnya pelaku "tidur sambil berjalan” benar-benar tidak menyadari apa
yang telah dilakukannya, dengan kata lain yang dirasakan tetap tidur normal
seperti biasa.



Jika "tidur sambil berjalan”
umumnya dilakukan dengan mata tertutup, maka adakah suatu contoh nyata dari
"tidur hipnotis” yang dilakukan dengan mata terbuka ?



Bagi mereka yang sering
mengemudikan mobil di malam hari mungkin pernah mengalami "tertidur” beberapa
saat sewaktu mengemudi, tetapi mobil tetap berjalan pada jalur yang benar
bahkan terkadang berlangsung dalam situasi lalu-lintas yang padat.



Dalam kasus di atas yang
terjadi adalah "tidur hipnotis”, dimana yang tertidur hanyalah conscious
mind
, sedangkan sub-conscious mind tetap terjaga, bahkan dalam
kondisi mata yang tetap terbuka. Pada kondisi semacam ini aktivitas normal
tetap dapat dilakukan, dalam hal ini menyetir mobil seperti halnya saat
terjaga. Proses "tidur hipnotis” dalam mengemudi bahkan dapat berlangsung beberapa
menit.



Pada kasus kecelakaan
karena tertidur saat mengemudikan mobil menunjukkan hal yang terjadi adalah
"tidur alamiah”, sehingga seluruh kesadaran benar-benar tidak dapat lagi
merespon hal-hal yang diperlukan dalam mengemudi mobil.



Apakah hipnotis selalu
identik dengan tangan yang melambai-lambai, ayunan pendulum, atau panduan
relaksasi seperti halnya meditasi ?



Secara sederhana terdapat 2
bentuk dasar hipnotis, yaitu "hipnotis formal” dan "hipnotis informal”.



Aktivitas hipnotis yang
digambarkan dengan : melambaikan tangan, mengayunkan pendulum, memandu
relaksasi, merupakan bentuk dari hipnotis formal, atau direct hypnosis,
terkadang disebut sebagai genuine hypnosis.



Pada umumnya pengertian
"mempelajari hipnotis” secara awam, adalah mempelajari teknik hipnotis formal,
walaupun di dunia hypnotherapy modern juga terdapat teknik hipnotis
informal yang dipergunakan misalnya untuk menghadapi klien yang sangat kritis,
teknik ini nantinya merupakan bagian dari ericksonian hypnotherapy.



Lalu apa contoh dari hipnotis
informal ?



Hipnotis informal, atau indirect hypnosis
biasanya berupa pola komunikasi alamiah sehari-hari, tetapi dapat membuat
seseorang untuk memasuki "keadaan hypnos” berulang-ulang diantara "keadaan
normal”, biasanya "keadaan hypnos” yang terjadi kisarannya hanya beberapa detik
akan tetapi dapat berlangsung berulang kali. Teknik hipnotis informal ini biasa
diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, walaupun mungkin secara tidak disadari,
misalkan oleh para penjual handal yang mampu menggerakkan calon pembeli, dari
semula tidak tertarik, menjadi mempertimbangkan, dan akhirnya melakukan
pembelian.



Pada saat ini hipnotis informal juga mulai
dikembangkan di bidang-bidang non therapeutic, misalkan hypnosis
for selling
, hypnosis for parenting, dll.



Apakah Hipnotis
Itu ?



Author
:admin| views : 2,134 |Category:Tanya Jawab










Apakah arti dari kata hipnotis
?



Hipnotis adalah kata dalam bahasa Indonesia untuk
"hypnosis” yang berasal dari kata hypnos, yaitu dewa tidur dalam
legenda Yunani. Istilah "hypnosis” sendiri diperkenalkan oleh Dr. James Braid,
salah satu peneliti fenomena hipnotis yang berasal dari Inggris di era abad
ke-19.



Jadi arti hipnotis adalah
"tidur” ?



Tidak selalu, tetapi sangat tergantung dari
konteks pembicaraannya. Salah satu deskripsi populer mengenai hipnotis, adalah
bahwa hipnotis merupakan salah satu "keadaan kesadaran” (state of
consciousness) manusia.



Secara sederhana terdapat 3 keadaan kesadaran
manusia, yaitu : "keadaan normal” (normal state), "keadaan hypnos” (hypnosis
state), dan "keadaan tidur” (sleep state).



Apa perbedaan utama dari
"keadaan normal” dan "keadaan hypnos” ?



Pada "keadaan normal” pikiran manusia cenderung
bersifat kritis, yaitu analitis dan menilai. Pada "keadaan hypnos” pikiran
manusia berkurang tingkat kritisnya, sehingga relatif lebih mudah untuk
menerima saran (sugesti) atau informasi lainnya.



Di atas dikatakan bahwa pada
saat di "keadaan hypnos” saran dan informasi akan relatif lebih mudah "masuk”.
Masuk kemanakah saran dan informasi ini ?



Saran dan informasi ini masuk ke sebuah "tempat”
yang dinamakan sub-conscious mind atau "pikiran bawah sadar”. Suatu
perangkat kesadaran manusia yang pengaruhnya sangat besar terhadap suatu pengambilan
keputusan atau tindakan.



Apa pula maksud dari kata
"menghipnotis” ?



Menghipnotis dapat diartikan secara bebas sebagai
kegiatan untuk membawa orang lain ke "keadaan hypnos”.



Apakah pula arti hypnotist ?



Hypnotist adalah seseorang yang memiliki keahlian untuk
membawa orang lain ke "keadaan hypnos”. Dalam buku-buku hipnotisme Indonesia
versi lama, hypnotist sering juga disebut sebagai "juru hipnotis”.



Dalam buku-buku lama sering
ditemui istilah "suyet”, apakah artinya ?



Suyet artinya orang yang dihipnotis. Pada saat ini
istilah tersebut sangat jarang dipergunakan. Sebagai penggantinya, saat ini
lebih umum dipergunakan istilah "subyek” atau "klien” pada konteks terapi.



Kenapa dipergunakan istilah
"subyek” ? Bukankah orang yang dihipnotis seharusnya adalah "obyek” dari
peristiwa hipnotis ?



Pertanyaan yang sangat baik dan mendasar !
Sesungguhnya yang terjadi dalam setiap peristiwa hipnotis adalah fenomena self-hypnosis
(menghipnotis diri sendiri) yang dipandu. Seseorang tidak dapat dipaksa
memasuki "keadaan hypnos” jika ia memang tidak menginginkannya. Artinya, tugas
seorang hypnotist hanyalah mempermudah orang lain untuk dapat memasuki
"keadaan hypnos”, sehingga peran utama justru terletak pada pihak yang
dihipnotis, oleh karena itu pihak yang dihipnotis justru disebut sebagai
"subyek”.



Apakah yang dimaksud dengan hypnotherapy ? Dan apa pula hypnotherapist ?



Hypnotherapy adalah salah satu aplikasi hipnotis untuk menghasilkan efek therapeutic
atau terapi, misalkan untuk penyembuhan phobia, traumatik, dan penyakit-penyakit
psikosomatis.



Ahli yang dapat melakukan proses hipnotis untuk
keperluan terapi disebut dengan istilah hypnotherapist.



Apakah yang dimaksud dengan stage hypnosis ?



Stage hypnosis artinya "hipnotis panggung”, yaitu suatu bentuk hipnotis yang diaplikasikan
ke dunia hiburan. Stage hypnosis merupakan salah satu bentuk entertainment
yang sudah sangat dikenal luas di dunia barat, dan sudah menjadi suatu bentuk
profesi tersendiri.



Orang yang ahli atau berprofesi sebagai
penghipnotis panggung disebut dengan stage hypnotist.



Adakah contoh aktivitas
sehari-hari yang merupakan fenomena hipnotis ?



Sangat banyak ! Pada dasarnya ketika seseorang
mampu untuk menyampaikan suatu maksud kepada orang lain, atau dapat
menggerakkan orang lain untuk melakukan sesuatu, maka ini merupakan bentuk
sederhana dari menghipnotis orang lain.



Apakah sesederhana itu ?



Ya ! Salah satu makna hipnotis adalah kemampuan
untuk mengkondisikan orang lain sehingga mau mendengarkan apa yang kita
katakan, dan selanjutnya meneruskan apa yang kita sampaikan ke dalam dirinya.
Dengan kata lain informasi yang kita sampaikan akan memasuki sub-conscious
mind
dan selanjutnya memicu suatu tindakan atau pemikiran sesuai dengan
yang kita inginkan.



Berarti para negosiator handal,
politisi ulung, para motivator sebenarnya telah terbiasa melakukan hipnotis ?



Ya tepat sekali ! Dengan teknik yang mungkin tidak
disadari, para pembicara ulung ini mampu membuat pendengarnya memasuki "keadaan
hypnos”, sehingga selanjutnya informasi yang disampaikannya akan relatif lebih
mudah diterima oleh sub-conscious mind pendengarnya.



Berarti orang tua yang mampu
memberikan nasehat kepada anaknya dengan baik sebenarnya secara tidak sengaja
sudah menerapkan pola hipnotis ?



Benar sekali ! Seringkali empati dan kasih sayang
dapat membuat orang lain dengan mudah memasuki "keadaan hypnos”, sehingga
selanjutnya informasi berupa misalnya nasehat akan lebih mudah masuk ke sub-conscious
mind
.



Berarti "keadaan hypnos” tidak
selalu identik dengan "tertidur” seperti halnya yang lazim dipertunjukkan oleh
para
stage hypnotist di atas panggung ?



"Keadaan hypnos” memiliki
rentang yang lebar. "Tidur” hanyalah salah satu bentuk dari "keadaan hypnos”
yang sangat dalam, dalam hal ini disebut juga sebagai "tidur hipnotis”, atau
tidur yang diakibatkan oleh proses hipnotis.



Pada aplikasi terapi,
kondisi rileks atau "keadaan hypnos” ringan sudah cukup efektif untuk
memasukkan sugesti atau saran yang diperlukan klien.



Apakah tidur yang
diakibatkan oleh proses hipnotis sama dengan tidur secara alamiah ?



Berbeda ! Pada "tidur
hipnotis” yang tertidur hanyalah conscious mind, sedangkan sub-conscious
mind
tetap dapat memberikan respon atas saran-saran yang diberikan hypnotist.
Pada tidur alamiah, conscious mind dan sub-conscious mind
"tertidur” semuanya, sehingga saran dari hypnotist tidak dapat
diterima atau direspon oleh subyek.



Pada peristiwa "tidur
alamiah” maupun "tidur hipnotis” yang sangat dalam (somnabulism), maka hal yang
dirasakan subyek relatif sama, yaitu seperti halnya tidur normal.



Apakah ada suatu contoh
dari "tidur hipnotis” dalam kehidupan sehari-hari ?



Fenomena "tidur sambil
berjalan” atau mengigau merupakan contoh "tidur hipnotis” yang sering ditemui
dalam kehidupan sehari-hari. Pelaku "tidur sambil berjalan” benar-benar dapat
melakukan aktivitas normal, bahkan dapat membuka pintu dan menutupnya kembali.
Pada umumnya pelaku "tidur sambil berjalan” benar-benar tidak menyadari apa
yang telah dilakukannya, dengan kata lain yang dirasakan tetap tidur normal
seperti biasa.



Jika "tidur sambil berjalan”
umumnya dilakukan dengan mata tertutup, maka adakah suatu contoh nyata dari
"tidur hipnotis” yang dilakukan dengan mata terbuka ?



Bagi mereka yang sering
mengemudikan mobil di malam hari mungkin pernah mengalami "tertidur” beberapa
saat sewaktu mengemudi, tetapi mobil tetap berjalan pada jalur yang benar
bahkan terkadang berlangsung dalam situasi lalu-lintas yang padat.



Dalam kasus di atas yang
terjadi adalah "tidur hipnotis”, dimana yang tertidur hanyalah conscious
mind
, sedangkan sub-conscious mind tetap terjaga, bahkan dalam
kondisi mata yang tetap terbuka. Pada kondisi semacam ini aktivitas normal
tetap dapat dilakukan, dalam hal ini menyetir mobil seperti halnya saat
terjaga. Proses "tidur hipnotis” dalam mengemudi bahkan dapat berlangsung
beberapa menit.



Pada kasus kecelakaan
karena tertidur saat mengemudikan mobil menunjukkan hal yang terjadi adalah
"tidur alamiah”, sehingga seluruh kesadaran benar-benar tidak dapat lagi
merespon hal-hal yang diperlukan dalam mengemudi mobil.



Apakah hipnotis selalu
identik dengan tangan yang melambai-lambai, ayunan pendulum, atau panduan
relaksasi seperti halnya meditasi ?



Secara sederhana terdapat 2
bentuk dasar hipnotis, yaitu "hipnotis formal” dan "hipnotis informal”.



Aktivitas hipnotis yang
digambarkan dengan : melambaikan tangan, mengayunkan pendulum, memandu
relaksasi, merupakan bentuk dari hipnotis formal, atau direct hypnosis,
terkadang disebut sebagai genuine hypnosis.



Pada umumnya pengertian
"mempelajari hipnotis” secara awam, adalah mempelajari teknik hipnotis formal,
walaupun di dunia hypnotherapy modern juga terdapat teknik hipnotis
informal yang dipergunakan misalnya untuk menghadapi klien yang sangat kritis,
teknik ini nantinya merupakan bagian dari ericksonian hypnotherapy.



Lalu apa contoh dari hipnotis
informal ?



Hipnotis informal, atau indirect hypnosis
biasanya berupa pola komunikasi alamiah sehari-hari, tetapi dapat membuat
seseorang untuk memasuki "keadaan hypnos” berulang-ulang diantara "keadaan
normal”, biasanya "keadaan hypnos” yang terjadi kisarannya hanya beberapa detik
akan tetapi dapat berlangsung berulang kali. Teknik hipnotis informal ini biasa
diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, walaupun mungkin secara tidak disadari,
misalkan oleh para penjual handal yang mampu menggerakkan calon pembeli, dari
semula tidak tertarik, menjadi mempertimbangkan, dan akhirnya melakukan
pembelian.



Pada saat ini hipnotis informal juga mulai
dikembangkan di bidang-bidang non therapeutic, misalkan hypnosis
for selling
, hypnosis for parenting, dll.



Copyright MyCorp © 2017