Matahari Punya Dua Puncak Badai? - Berita Teknologi - Publisher - Berita Terbaru
Main
 
BUDI SANTOSOSaturday, 10.12.2016, 3:51:27 PM



Welcome Guest | RSS
Main
Site menu

Section categories
SERIAL NUMBER/CRACK SOFTWARE
SERIAL NUMBER/CRACK SOFTWARE
PENDIDIKAN
PENDIDIKAN UMUM
Berita Teknologi
berita tentang komputer
Kesehatan
Agama
Artikel tentang Agama
Olahraga
Olahraga
OTOMOTIF
OTOMOTIF
Entertainment
Entertainment
Informasi Umum
Informasi Umum
PENDIDIKAN
PENDIDIKAN UMUM
KULINER
SERBA-SERBI KULINER
GADGET
KOMPUTER/HP

DETIK

Statistics

Total online: 1
Guests: 1
Users: 0

Main » Articles » Berita Teknologi

Matahari Punya Dua Puncak Badai?

http://l.yimg.com/ck/image/A1671/1671933/150_1671933.jpg

VIVAnews - Sejumlah ahli tengah kebingungan. Tahun
2013 diprediksi sebagai puncak badai Matahari. Tapi, pemotretan Badan
Antariksa Amerika Serikat (NASA) menunjukkan gambar Matahari yang
relatif tenang.

Mengikuti siklus 11 tahunan, tahun ini
seharusnya Matahari sedang giat-giatnya erupsi. Tapi, seperti tampak
pada gambar, aktivitas titik matahari (sunspot), malah ada di level rendah. Sunspot merupakan bagian dari permukaan Matahari yang muncul karena dipengaruhi aktivitas magnetik yang hebat.

"Angka sunspot malah di bawah saat tahun 2011. Jilatan matahari jarang terlihat," kata NASA seperti dikutip dari laman Dailymail.

Gambar
yang dirilis NASA tersebut merupakan pemotretan pada wajah matahari
yang menghadap ke Bumi pada 28 Februari 2013. Ini hasil observasi
Helioseismic and Magnetic Imager (HMI) di Solar Dynamics Observatory
milik NASA.

Saat mencapai puncak badai, wajah Matahari biasanya dipenuhi sunspot.
Dambar Matahari jempretan NASA bulan Februari lalu itu sempat
membingungkan sejumlah ahli karena Matahari relatif bersih dari
bintik-bintik. Tak sedikit juga yang bertanya-tanya apakah mungkin NASA
salah.

Menjawab keraguan sejumlah ahli tersebut, fisikawan
Matahari NASA, Dean Pesnell, memberi penjelasan. "Inilah puncak badai
Matahari," katanya. "Badai ini terlihat berbeda dari yang kita harapkan
karena dia punya dua puncak badai."

Menurutnya, fenomena serupa
pernah terjadi sekitar 1989 dan 2001. Aktivitas Matahari meningkat,
turun, kemudian mencapai puncak lagi. "Siklus kecil ini berlangsung
sekitar dua tahun," jelasnya.

Dia memperkirakan, hal yang sama
pun terjadi pada badai Matahari, saat ini. Di mana jumlah sunspot
meningkat di 2011 dan meredup di 2012. Pesnell memperkirakan jumlah sunspot
Category: Berita Teknologi | Added by: budi (05.03.2013)
Views: 219 | Rating: 0.0/0
Total comments: 0
Name *:
Email *:
Code *:
Login form

KOMENTAR

OLAHRAGA

PENGUNJUNG

BERITA TERKINI


Copyright MyCorp © 2016