"Kami Akan Gusur BlackBerry Messenger." - Berita Teknologi - Publisher - Berita Terbaru
Main
 
BUDI SANTOSOSaturday, 10.12.2016, 6:08:21 AM



Welcome Guest | RSS
Main
Site menu

Section categories
SERIAL NUMBER/CRACK SOFTWARE
SERIAL NUMBER/CRACK SOFTWARE
PENDIDIKAN
PENDIDIKAN UMUM
Berita Teknologi
berita tentang komputer
Kesehatan
Agama
Artikel tentang Agama
Olahraga
Olahraga
OTOMOTIF
OTOMOTIF
Entertainment
Entertainment
Informasi Umum
Informasi Umum
PENDIDIKAN
PENDIDIKAN UMUM
KULINER
SERBA-SERBI KULINER
GADGET
KOMPUTER/HP

DETIK

Statistics

Total online: 2
Guests: 2
Users: 0

Main » Articles » Berita Teknologi

"Kami Akan Gusur BlackBerry Messenger."
http://i.tmgrup.com.tr/tkn/2011/10/10/631201020542.jpg

VIVAnews -
Popularitas LINE terus melejit, juga di Tanah Air. Layanan pesan instan
asal Jepang ini kian banyak peminatnya. Layanan LINE ini menyerupai
Blackberry Messenger (BBM). Jika BBM hanya bisa berjalan pada perangkat
Blackberry, LINE bisa berjalan di berbagai perangkat seperti Blackberry,
iPhone, Android Symbian dan Windows.


Persaingan pada layanan
pesan instan seperti ini memang kian sengit. Sejumlah layanan seperti
BBM, juga terus mengembangkan diri demi mempertahankan pasar. Layanan
BBM ini memang sangat banyak peminat. Lalu aada strategi LINE merebut
pasar itu.


Kamis 28 Maret 2013, VIVAnews mewawancara Simeon Cho, General Manager NHN LINE di Jakarta. Berikut cuplikan wawancara itu.

Layanan messenger sedang booming. Bagaimana perkembangan LINE?

Kami
juga ikut berkembang, seiring IM lintas platform berkembang. Pekan
depan kami akan luncurkan LINE sebagai aplikasi bawaan di Nokia Asha.
Anda tahu Asha merupakan kategori ponsel untuk low-end.

Dan, kami juga bangga mempersembahkan LINE pada platfrom Windows PC, juga Mac OS. Jadi, Anda bisa komunikasi, free messaging, buat panggilan (call) dari PC ke PC, PC ke mobile ataupun dari mobile ke mobile seperti halnya Skype.

Saat ini, berapa banyak pengguna LINE di Indonesia?

Saya
tidak bisa ungkapkan jumlah pengguna LINE di Indonesia. Tapi
pertumbuhannya sangat bagus. Jujur saja, saya baru tinggal di Jakarta
bulan ini.

Untuk pengguna di beberapa negara bisa mencapai 10
juta-an. Jumlah di Indonesia, mungkin bisa mencapai 10-20 juta, karena
jumlah unduh di sini meroket.

Pertumbuhan smartphone juga
sangat pesat, seperti Android, BlackBerry. Tak heran jika melihat
populasinya yang mencapai 240 juta. Sebab itu, Indonesia jadi sangat
penting bagi LINE. Kami berharap momentum pertumbuhan pengguna smartphone di sini bisa menumbuhkan peluang yang semakin luas.

Apa yang akan dilakukan LINE di Indonesia di tahun 2013?

Tahun
lalu merupakan tahun penting bagi peningkatan pengguna LINE di
Indonesia. Tahun ini, kami akan investasi lebih banyak sumber daya untuk
mengembangkan konten lokal. Misalnya, lebih banyak menggandeng
pengembang game lokal, juga mitra operator.

Bagaimana dengan pendapatan LINE?

Anda
tahu bahwa kami ini merupakan organisasi non-profit. Jadi, kami
memonetisasi dengan model bisnis di negara-negara seperti Jepang,
Thailand, maupun Taiwan, dengan cara model B2C (Business to Company) dan B2B (Business to Business). Misalnya, kami jalankan konten premium seperti LINE Pop dan LINE Game.

Kami
juga kembangkan model B2B di Thailand, kami jual brand sticker pada
perusahaan. Contohnya, maskapai populer di Thailand, Thai Airways. Kami
buatkan model akun resmi LINE, dan kini pelanggan bisa semakin dekat
dengan mereka.

Jumlah unduh stricker Thai Airways kini mencapai tiga juta download. Artinya, ada sekitar tiga juta pengguna yang menggunakan tools ini.

Tapi,
untuk pengguna LINE, fokus kami bukan untuk membuat uang. Kami mencoba
untuk membuat pengguna semakin mudah dan nyaman. Untuk itu, kami tidak
ada rencana untuk menyediakan iklan.

Tapi, apakah suatu hari nanti LINE akan berbayar?

Layanan LINE juga akan terus gratis. Saya pikir selamanya, bukan hanya untuk pengguna di Indonesia tapi di seluruh dunia.

Jika untuk pengguna gratis, bagaimana dengan layanan lain, misalnya layanan premium?

Bagi pengguna, tidak ada layanan premium. Semua layanan pengguna akan gratis. Kami hanya jual branding sticker untuk brand perusahaan.

Di Indonesia, bisnis apa yang akan dikembangkan LINE?

Kami tidak fokus pada pasar, tapi pada loyalitas pengguna. Jadi, kami akan menambah konten lokal lebih banyak lagi.

Kami sedang membangun kerja sama dengan banyak operator, tentunya media dan penjual (reseller). Misalnya, dengan buat akun resmi online, Cinemax dan kami beri konten yang bagus.

Kami
juga akan menggandeng penerbit game lokal. Dengan lokalisasi konten
ini, saya yakin akan meningkatkan loyalitas pengguna LINE.

Perang Instant Messanger (IM) di Indonesia sangat agresif . Lalu, bagaimana dengan LINE?

Di
sini banyak anak muda. Karena itu, kami gandeng selebriti lokal seperti
Maudy Ayunda untuk menjangkau mereka. Ini strategi untuk meningkatkan
pengguna LINE, serta menjangkau komunitas pengguna lokal di sini.

Menurut Anda, siapa kompetitor IM terkuat di Indonesia?

Tentu
BlackBerry Messenger (BBM). Kemudian WhatsApp. Saya pikir dua itu. Di
Indonesia, posisi BBM sangat kuat. Meski tren di global turun, tapi
jumlah pengguna BlackBerry di sini masih sangat signifikan. Jadi, BBM
masih jadi kompetitor terbesar.

WhatsApp sudah masuk dua tahun
sebelum LINE. Mereka sudah memberikan cross-platform messenger, tapi
sepenuhnya LINE tetap berbeda dengan WhatsApp. Kami memperluasnya dengan
banyak aplikasi lain. Saya pikir itulah mengapa LINE Play menjadi
populer.

Tapi, BBM tetap pesaing nomor satu. Kami akan menjaga peralihan pengguna dari BlackBerry ke smartphone berbasis Android.


Bagaimana karakter pengguna LINE di berbagai negara, ada yang berbeda dengan Indonesia?

Aplikasi LINE Play sangat populer di Indonesia. Ini merupakan salah satu layanan online game, seperti game Facebook.

Saya
tidak memahami mengapa ini populer, termasuk di Jepang dan Malaysia.
Saat ini, sudah ada enam juta pengguna LINE Play secara global.
Sedangkan, LINE Games telah mencapai 100 juta unduh secara global.

Di Indonesia, LINE Games apa yang terpopuler?

Line Play dan Line Pop. Kami usahakan setiap bulan kami rilis LINE Games.

Bicara game lokal, siapa yang sudah bekerja sama dengan LINE?

Maaf sekali. Belum bisa diungkapkan saat ini.

Mungkinkah pengembang lokal bisa mengunggah karyanya di LINE?

Tentu.
Tapi, fokus kami adalah pertumbuhan pengguna dulu. Yang jelas, untuk
lokalisasi konten, kami akan kerja sama dengan publisher mobile game
lokal.

Strategi kerja sama untuk pasar Indonesia?

Selain
menggandeng pengembang game, kami juga kerja sama dengan Samsung dan
Nokia Asha. Juga membuatkan akun untuk selebriti lokal Indonesia,
misalnya Bunga Citra Lestari, Maudy Ayunda, Noah, dan Nidji.

Ini agar meningkatkan loyalitas pengguna LINE di Indonesia. Sejak tahun lalu sudah pakai strategi ini.

Selain aplikasi game, apa lagi yang ditawarkan pada pengguna di Indonesia?

Sticker
gratis. Pengguna Indonesia sangat suka dengan sticker. Kami bisa
rencanakan untuk memberikan stricker yang bisa diunduh gratis untuk
beberapa pekan tertentu bagi pengguna di Indonesia.

Adakah peningkatan fitur, misalnya bisa video-chatting atau video-calling?

Kami
masih menyediakan video messenger. Kalau fitur video chatting, butuh
kualitas akses jaringan yang stabil. Video calling bisa menjadi langkah
yang salah jika kualitas jaringan yang buruk.
Category: Berita Teknologi | Added by: budi (31.03.2013)
Views: 206 | Rating: 0.0/0
Total comments: 0
Name *:
Email *:
Code *:
Login form

KOMENTAR

OLAHRAGA

PENGUNJUNG

BERITA TERKINI


Copyright MyCorp © 2016