Kader PDIP Maju dari Partai Lain, Puan Maharani Menangis - 10 March 2013 - Berita Terbaru
Main
 
BUDI SANTOSOSaturday, 10.12.2016, 10:02:07 AM



Welcome Guest | RSS
Main
Site menu

Section categories
BERITA SERBA SERBI
BERITA UMUM
BERITA UNIK,LUCU DAN ANEH
BERITA YANG UNIK DAN YANG ANEH
EKONOMI DAN BISNIS
EKONOMI DAN BISNIS
BERITA POLITIK, HUKUM DAN KRIMINAL
BERITA POLITIK, HUKUM DAN KRIMINAL
SOSIAL DAN KEMASYARAKATAN
BERITA SOSIAL DAN KEMASYARAKATAN
MP3
Kumpulan MP3
SENI DAN BUDAYA
SENI DAN BUDAYA
GAME
KATA - KATA MUTIARA
FILM
PUISI DAN PANTUN

DETIK

Statistics

Total online: 1
Guests: 1
Users: 0

Main » 2013 » March » 10 » Kader PDIP Maju dari Partai Lain, Puan Maharani Menangis
1:18:46 AM
Kader PDIP Maju dari Partai Lain, Puan Maharani Menangis
Puan Maharani saat memilih di Pilkada DKI Jakarta
Puan Maharani saat memilih di Pilkada DKI Jakarta(VIVAnews/ Muhamad Solihin)



VIVAnews -
Ketua Bidang Politik DPP PDI Perjuangan (PDIP), Puan Maharani, menangis
ketika memberikan sambutan pembukaan dalam Rapat Kerja Daerah Khusus
DPD PDIP Jawa Tengah di Hotel Diamond, Solo, Sabtu, 9 Maret 2013. Puan
prihatin dengan kader dari PDIP yang mencalonkan diri sebagai kepala
daerah dengan kendaraan parpol lain.

Putri Megawati Soekarnoputri
itu mengungkapkan dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah calon
yang mewakili PDIP hanya ada satu pasangan, yakni Ganjar Pranowo-Heru
Sujatmoko. Oleh sebab itu, jika ada kader PDIP yang mencalokan kepala
daerah dari parpol lain, hendaknya melepas atribut partai berlambang
banteng moncong putih.

"Jangan pernah ada lagi yang menggunakan
atribut Bung Karno dan Ibu Ketua Umum jika kader PDIP itu menggunakan
kendaraan partai lain dalam maju Pilgub Jateng. Hanya ada satu yang
boleh mengaku sebagai merah, yakni Heru-Ganjar," kata dia sembari
meneteskan air mata di hadapan pengurus DPP PDIP, pengurus DPD Jawa
Tengah dan pengurus DPC PDIP se-Jawa Tengah di Solo.

Pilgub
Jateng kali ini diikuti sebanyak tiga pasangan calon, yakni Bibit
Waluyo-Sujiono yang diusung PAN, Golkar, dan Partai Demokrat, pasangan
Hadi Prabowo-Don Murdono yang diusung  koalisi PKNU, Hanura,
PKS,Gerinda,PPP,  PKB dan pasangan Ganjar Pranowo-Heru Sujatmoko diusung
PDIP.

Seperti diketahui calon gubernur incumbent, Bibit
Waluyo saat pencalonan lima tahun yang lalu diusung oleh PDIP.
Sementara itu salah satu calon wakil gubernur lainnya, yakni Don Murdono
yang masih menjabat sebagai Bupati Sumedang juga didukung PDIP ketika
maju dalam Pilkada Sumedang.

Hanya saja, kedua calon tersebut
kini maju dalam Pilgub Jateng dengan menggunakan kendaraan parpol lain.
Bukan PDIP lagi. Bahkan, beberapa hari lalu, DPP PDIP resmi memecat Don
yang juga Ketua PDIP Sumedang itu dari keanggotaan partai yang diketuai
oleh Megawati Soekarnoputri tersebut. Pasalnya, Don dianggap melakukan
kesalahan berat, maju menggunakan kendaraan parpol lain.

Sedangkan
mengenai pencalonan Bibit, Puan menjelaskan bahwa sebenarnya Gubernur
Jawa Tengah itu masih diharapkan maju melalui PDIP. Hanya saja, ia lebih
memilih menggunakan parpol lain untuk maju dalam Pilgub Jateng ini.

"Kemarin
ada  yang mengatakan kita yang meninggalkan dia (Bibit), padahal mana
ada seorang ibu tega meninggalkan anaknya. Karena itulah rekomendasi
kali ini diberikan kepada anak kandung, diharapkan tidak akan
mengkhianati ibu kandungnya sendiri," katanya.

Selanjutnya, ia
mengatakan bahwa PDIP yakin bisa menjadi pemenang dalam Pilgub Jateng
ini meskipun dalam dua Pilgub sebelumnya yakni, Pilgub Jawa Barat dan
Sumatera Utara, pasangan PDIP mengalami kekalahan. "Karena Jawa Tengah
merupakan daerah basis utama pendukung PDIP," ujar dia. (eh)

Category: BERITA POLITIK, HUKUM DAN KRIMINAL | Views: 333 | Added by: budi | Rating: 0.0/0
Total comments: 0
Name *:
Email *:
Code *:
Login form

KOMENTAR

OLAHRAGA

PENGUNJUNG

Calendar
«  March 2013  »
SuMoTuWeThFrSa
     12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31

Entries archive

BERITA TERKINI


Copyright MyCorp © 2016