Hassan Rohani Presiden Baru, Iran Jadi Lebih Moderat? - 17 June 2013 - Berita Terbaru
Main
 
BUDI SANTOSOSaturday, 10.12.2016, 8:02:18 AM



Welcome Guest | RSS
Main
Site menu

Section categories
BERITA SERBA SERBI
BERITA UMUM
BERITA UNIK,LUCU DAN ANEH
BERITA YANG UNIK DAN YANG ANEH
EKONOMI DAN BISNIS
EKONOMI DAN BISNIS
BERITA POLITIK, HUKUM DAN KRIMINAL
BERITA POLITIK, HUKUM DAN KRIMINAL
SOSIAL DAN KEMASYARAKATAN
BERITA SOSIAL DAN KEMASYARAKATAN
MP3
Kumpulan MP3
SENI DAN BUDAYA
SENI DAN BUDAYA
GAME
KATA - KATA MUTIARA
FILM
PUISI DAN PANTUN

DETIK

Statistics

Total online: 4
Guests: 4
Users: 0

Main » 2013 » June » 17 » Hassan Rohani Presiden Baru, Iran Jadi Lebih Moderat?
9:51:23 AM
Hassan Rohani Presiden Baru, Iran Jadi Lebih Moderat?


VIVAnews - Hassan
Rohani menang telak pada pemilihan presiden Iran Jumat pekan lalu.
Dibekingi oleh kelompok moderat, Rohani berhasil mendulang suara dari
rakyat yang jenuh dengan kepemimpinan konservatif dan penuh konflik ala
Mahmoud Ahmadinejad.

"Saya belum pernah sebahagia ini selama
empat tahun. Akhirnya mereka menghargai suara kami. Ini adalah
kemenangan bagi reformasi dan kita adalah reformis," kata seorang warga,
Mina, seperti dikutip Reuters, Sabtu. Mina adalah satu dari ribuan orang yang turun ke jalan Teheran merayakan kemenangan Rohani.

Rohani
memenangkan 50,81 persen suara. Rival terkuatnya dari lima kandidat
lain hanyalah Walikota Teheran Mohammad Baqer Qalibaf, itupun terpaut
jauh, hanya 16 persen suara. Dengan jargon kampanye kebebasan
berekspresi dan hak yang sama untuk wanita, Rohani berhasil merebut hati
kaum moderat dan liberal.

Pria 64 tahun ini bukan anak baru di
perpolitikan Iran. Pria kelahiran tahun 1948 di provinsi Semnan ini
terkenal baik sebagai ulama dan politisi ulung. Dia memulai karirnya
usai Revolusi Iran tahun 1979 sebagai anggota parlemen. Pria dengan tiga
gelar pendidikan ini juga dikenal sebagai ulama senior Syiah dan
anggota Dewan Ahli.

Saat perang Iran-Irak tahun 1980an, Rohani
adalah Komandan Pertahanan Udara Nasional. Setelah perang berakhir, dia
menjabat sebagai sekretaris Dewan Keamanan Tinggi Nasional selama 13
tahun sebelum Ahmadinejad memimpin.

Saat kekerasan pasca
terpilihnya kembali Ahmadinejad tahun 2009 terjadi, Rohani berada di
kubu mantan presiden Mohammad Khatami yang memimpin Gerakan Hijau. Saat
itu, dia mengatakan, "protes ini wajar dan populer, harus
diperbolehkan."

Namun yang paling menonjol dalam kariernya
adalah saat dia menjabat sebagai kepala negosiator program nuklir Iran
tahun 2003 hingga 2005, membuatnya dijuluki sebagai "Syeikh Diplomat". 
Saat dia bertugas, hubungan Iran dengan Barat akur. Pasalnya, Rohani
sepakat menghentikan pengayaan uranium mereka dan siap bekerja sama
dengan pengawas nuklir internasional.

Barulah pada kepemimpinan
Ahmadinejad hubungan Iran-Barat kembali renggang. Ahmadinejad dengan
sporadis meningkatkan pengayaan uranium dan menantang pengaruh Amerika
Serikat. Akhirnya, sanksi dan embargo menghujani Iran.

Hal ini
jugalah yang disinggung oleh Rohani dalam debat kepresidenannya. Dia
mengatakan bahwa Iran berhak memproduksi nuklir, tapi perlu pengakuan
internasional atas hal tersebut. Satu-satunya cara mewujudkannya adalah
bekerja sama dengan komunitas internasional, bukan menentangnya.

Harapan bagi Barat

Pemerintah
Amerika Serikat menaruh harapan besar pada Rohani yang akan dilantik
bulan depan. Dalam pernyataannya, Gedung Putih menyatakan siap
berdiskusi langsung dengan Rohani mencari solusi diplomatis nuklir Iran.

Selain
itu, AS berharap Iran di bawah kepemimpinan Rohani bisa lebih
demokratis. "Harapan kami adalah agar pemerintah Iran bisa memenuhi
aspirasi rakyatnya dan membuat pilihan yang bertanggung jawab dalam
menciptakan masa depan yang lebih baik bagi rakyat Iran," kata
pernyataan AS, seperti dilansir Reuters.

Hal serupa
sebelumnya juga telah disampaikan oleh Rohani. Dalam kampanyenya dia
mengatakan bahwa Iran sudah seharusnya merengkuh AS, negara superpower,
dan meningkatkan hubungan dengan komunitas
internasional.

"AS
adalah realitas dunia yang tidak bisa diabaikan. AS adalah negara
superpower dan nomor satu di bidang ekonomi, militer dan ilmu
pengetahuan," kata Rohani, dikutip dari al-Arabiya.

Namun,
hal ini diragukan Israel. Kementerian Luar Negeri Israel dalam
pernyataan resminya menegaskan bahwa Rohani tidak punya pengaruh apa-apa
soal keputusan program nuklir Iran. Mereka mengatakan, keputusan mutlak
datang dari pemimpin tertinggi Syiah Iran Ayatollah Ali Khamenei.

"Program
nuklir Iran sejauh ini ditentukan oleh Khamenei, bukan oleh presiden
Iran. Setelah pemilihan, Iran masih akan melanjutkan program nuklirnya,
begitu juga dengan tindakan terorisme mereka," kata Israel diberitakan Ynet.

Israel
juga membantah bahwa Rohani adalah tokoh yang moderat. "Presiden Iran
dipilih oleh Khamenei, dia mendiskualifikasi dan melarang kandidat yang
tidak mematuhi pandangan ekstremisnya," tulis Israel lagi.

Memang
menurut peraturan di Iran, para kandidat disaring dulu oleh Khamenei
dan Dewan Pelindung. Dari 680 orang yang mendaftar, hanya delapan yang
lolos seleksi. Dua di antaranya belakangan didiskualifikasi.

Namun Trita Parsi, Presiden Dewan Nasional Iran Amerika kepada Washington Post menyatakan
dia yakin bahwa Rohani bisa membujuk Khamenei dalam hal nuklir Iran.
Ada tiga alasan mengapa Khamenei akan bisa manut pada Rohani.

Alasan
pertama, kata Parsi, Rohani kemungkinan akan memilih anggota kabinet
dan pegawai kementerian yang seperti dirinya, pragmatis dan teknokrat.
Orang-orang konservatif yang telah bekerja di lembaga pemerintahan
selama delapan tahun kepemimpinan Ahmadinejad kemungkinan akan didepak.


Kedua, Rohani punya
catatan baik soal mencari "persamaan kepentingan" antara Barat dan Iran.
Dengan cara ini, Rohani diprediksi akan mampu memuaskan Barat dan
Khamenei sekaligus.

Ketiga, Rohani memiliki pemahaman bahwa
resiko konfrontasi lebih besar daripada resiko berkompromi. Rohani akan
punya cara untuk meyakinkan Khamenei bahwa pendekatan kepada Barat tidak
mesti merusak martabatnya sebagai pemimpin tertinggi Iran. (kd)






Category: BERITA POLITIK, HUKUM DAN KRIMINAL | Views: 602 | Added by: budi | Rating: 0.0/0
Total comments: 0
Name *:
Email *:
Code *:
Login form

KOMENTAR

OLAHRAGA

PENGUNJUNG

Calendar
«  June 2013  »
SuMoTuWeThFrSa
      1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30

Entries archive

BERITA TERKINI


Copyright MyCorp © 2016